remember singing that song when I was a child, tanpa pernah melihat langsung edelweiss yang asli. Teman saya pernah membawakan edelweiss usai perjalanannya naik gunung (ini jangan diikuti ya, karena sebenarnya tidak boleh mengambil apapun di gunung), tapi melihat edelweiss langsung belum pernah, hingga saya pergi ke Gunung Gede.
Ingat cerita saya tentang Perjalanan ke puncak dan keindahan suasana di puncak Gede? Hmm, keindahan itu masih berlanjut dan masih luar biasa.
Saya dan teman teman ada di puncak sekitar dua jam, kami foto foto, istirahat, makan nasi bungkus yang dijual di puncak, yes! di puncak ada lho yang jualan nasi bungkus, harganya 5 ribu pula! Tidak terbayang capai capai ke puncak lalu makanannya itu hanya dijual 5 ribu, kalaupun mas mas nya menjual 20 - 30 ribu masih saya beli, mengingat perjuangannya ke atas.
Nah, dari puncak saya kembali turun, lewat rute yang berbeda. Melewati pepohonan dan bebatuan. Turun ini jauh lebih mudah dan cepat, tapi mesti hati hati kalau terpeleset dan menyeruduk batu bukan cuma lecet ceritanya.
Singkat cerita, kami sampai di area padang yang luas, diapit dua bukit. Sampai di lokasi saya langsung bilang Wow! (tapi tidak pakai koprol ya), luar biasa, benar benar indah banget.
Alun alun Suryakencana adalah padang seluas 50 hektar yang ada di ketinggian 2.750 m di atas permukaan laut, makanya di padang ini banyak bunga edelweiss. Jangan bayangkan bunga edelweis itu bunga biasa yang kecil kecil, tanaman edelweiss itu besar, bisa lebih tinggi dari orang, dan pastinya indah banget :)
Di Alun alun Suryakencana kami mendirikan tenda. Saran saya, bangun tenda di area pinggir, karena kalau di area tengah lebih dingin karena angin melewati dua bukit sehingga sangat terasa aliran angin di tengah.
Hmm, mungkin juga karena itu edelweissnya subur subur hihi. Kalau berjalan di area itu mesti lihat lihat ke bawah jangan sampai menginjak "ranjau" tapi biasanya ditutupi tissue jadi anda sudah bisa lihat posisi ranjau. Haha kenapa jadi banyak ngomongin ini ya, merusak konten keindahan Alun alun Suryakencana.
Di luar masalah wc dan sampah, alun alun Suryakencana ini indahnya luar biasa. Saya membayangkan seandainya bawa dress panjang yang keren, terus foto foto di area ini pasti bakal seperti foto foto di majalah hihi.
Satu hal lagi, area Alun alun Suryakencana kalau sudah malam dinginnya pol, jadi siapkan baju dan peralatan untuk berperang dengan suhu dingin. Saya ingat sulit tidur karena kedinginan padahal sudah pakai jaket tebal, kaus kaki berlapis dan segala macam.
Pagi hari kami sempat mengecek suhu, ternyata sampai minus dua derajat celcius, pantas saja dinginnya luar biasa.
Oya, satu lagi, malam hari biasanya kita pasang senter, nah coba senternya dimatikan sebentar dan lihat ke atas. Saya sampai melongo lihat bintang begitu banyak, langit dipenuhi bintang, romantis banget, sayangnya tidak sama jodoh kesana hihi.
Alun alun Suryakencana ini ada di area Taman Nasional Gede Pangrango, di wilayah tiga kabupaten yaitu Bogor, Cianjur dan Sukabumi, jadi dekat dari Jakarta dan bisa diakses saat weekend bagi anda yang kerja kantoran dan sulit ambil cuti libur.
Kunjunggi juga :Tempat Wisata terpopuler Di Indonesia .
0 Komentar untuk "Alun Alun Suryakencana, Surga Edelweiss"